Khutbah Singkat Tentang Pemuda

Pada postingan kali ini kami akan membagikan sebuah Khutbah singkat tentang Pemuda. Sebagai berikut,



Pembukaan
 
Hadirin Rakhimakumullah….
Masa muda merupakan masa  yang  penuh  dengan  harapan,  penuh  dengan  cita-cita dan penuh dengan romantika kehidupan yang sangat indah. Keindahan masa muda dihiasi dengan bentuk fisik yang masih kuat, berjalan masih cepat, pendengaran masih akurat, pikiran masih cermat, kulit wajah indah mengkilat, walaupun banyak jarawat, oleh karena itu pantas bila para pemuda dan para remaja merupakan salah satu penentu maju dan mundurnya suatu Negara. Sebab terbukti sejak dahulu kala hingga saat ini dan sampai yang akan datang sesuai dengan fitrohnya pemuda dan remaja merupakan tulang punggung suatu Negara, penerus estafet perjuangan terhadap bangsanya. Sebagaimana syekh Mustofa al-Ghalayaini berkata :

Sesungguihnya pada tangan-tangan pemudalah urusan umat dan pada kaki-kaki merekalah terdapat kehidupan umat

Hadirin Ma’asyiral Muslimin Rakhimakumullah…..

pada dasanya setiap perintah menunjukkan kewajiban” Oleh karena itu wajib bagi kita, untuk menjadi generasi yang unggul akhlaknya aqidahnya juga ibadahnya.

Prof. Dr. BJ. Habibi mengatakan setidaknya ada lima kelamahan yang harus kita hindari, yakni lemah harta, lemah fisik, lemah ilmu, lemah semangat hidup, dan yang sangat ditakutkan adalah lemah akhlak.

Hadirin jika lima kelemahan ini melekat pada remaja dan pemuda, mereka bukan sebagai pelopor pembangunan melainkan sebagai virus pembangunan, penghambat pembangunan, bahkan penghancur pembangunan. Padahal hadirin dinegeri tercinta ini sejarah telah membuktikan sejak tahun 1908 masa kebangkitan nasional sampai menjelang detik-detik proklamasi dikumandangkan berbagai organisasi kepemudaan, seperti kita mengenal Budi Utomo tokoh pemuda kharismatik, mereka semua menjadi The Grand Old Man bahkan menjadi The Founding Father pendiri, penggerak yang mampu merebut kemerdekaan.

Jika tanpa pemuda mustahil Indonesia ini merdeka. Sejarah tersebut mengajarkan kepada kita semua selaku remaja dan pemuda saat ini dan yang akan datang agar memiliki semangat juang yang tinggi serta tanggung jawab yang penuh terhadap kelangsungan Nusa Bangsa dan Agama yang kita anut saat ini, sebab The Young today is The leader tomorrow pemuda hari ini adalah pemimpin yang akan datang.

Dengan demikian hadirin, islam tidak mengenal istilah pemuda pengangguran, pemuda mejeng, pemuda nangkring, tapi yang diinginkan oleh islam adalah pemuda-pemuda yang agresif, inovatif, progresif, dan produktif.

Dengan demikian, dapat kita fahami apabila kita giat berkerja, rajin berusaha, dan gemar beramal artinya menuju masa depan yang cerah menjanjikan. Namun jika remaja dan pemuda malas berkerja, enggan berusaha, dan tidak mau beramal artinya menuju masa depan yang suram dan mengenaskan.

Sekian

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Khutbah Singkat Tentang Pemuda"

Post a Comment